Pages

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 18 Januari 2017

TANTOWI AHMAD DAN LILIYANA NATSIR

Tantowi Ahmad dan Lilyana Natsir 
Tantowi Ahmad dan Lilyana Natsir, gambar: zulkifli19.wordpress.com

sumber : http://www.4muda.com

Inilah pasangan ganda campuran terbaik milik Indonesia yang saat ini berada diperingkat 2 BWF, yakni Tantowi Ahmad dan Lilyana Natsir. Kesuksesannya menggaung seantero negeri dan dunia. Namanya sangat populer dan menjadi ikon raket badminton Viktor.
Liliyana Natsir (lahir di Manado, Sulawesi Utara, 9 September 1985; umur 30 tahun). Pengalamannya yang sudah matang menjadikannya sebagai salah satu pemain badminton wanita terbaik dunia saat ini, antara lain berlaga dalam perebutan Piala Uber (2004, 2008 dan 2010), Piala Sudirman (2003 , 2005, 2007, 2009 dan 2011), serta merebut medali perak Olimpiade Beijing 2008 nomor ganda campuran bersama Nova Widianto.
Pada ajang Kejuaraan Dunia bulu tangkis, Lilyana, yang akrab disapa Butet ini merupakan pemain putri pertama Indonesia yang berhasil merebut tiga gelar di ajang bergengsi tersebut, yaitu Tahun 2005 dan 2007 bersama Nova Widianto, serta 2013 bersama partner barunya Tantowi Ahmad.
Tontowi Ahmad (lahir di Banyumas, 18 Juli 1987; umur 28 tahun). Bersama dengan Liliyana Natsir, Tantowi meraih medali emas SEA Games 2011 dan turnamen All England 2012. Tontowi dan Lilyana berhasil merebut gelar juara All England untuk Indonesia yang telah mengalami penantian panjang selama 33 tahun untuk prestasi ganda campuran di ajang bulu tangkis tertua tersebut.
Juara terakhir dari pasangan ini adalah pada tahun 2014 dalam pertandingan OUE Badminton Singapore Open 2014 dan French Open Super Series 2014. Tahun 2015 hingga saat ini kosong juara. Akankah Lilyana dan Tantowi meraih gelar juara olimpiade 2016? Semoga saja.


Selasa, 17 Januari 2017

SEJARAH OLAHRAGA BULU TANGKIS

                                                               sumber: id.wikipedia.org

Olah raga yang dimainkan dengan kok dan raket, kemungkinan berkembang di Mesir kuno sekitar 2000 tahun lalu tetapi juga disebut-sebut di India dan Republik Rakyat Tiongkok.
Nenek moyang terdirinya diperkirakan ialah sebuah permainan Tionghoa, Jianzi yang melibatkan penggunaan kok tetapi tanpa raket. Alih-alih, objeknya dimanipulasi dengan kaki. Objek/misi permainan ini adalah untuk menjaga kok agar tidak menyentuh tanah selama mungkin tanpa menggunakan tangan.
Di Inggris sejak zaman pertengahan permainan anak-anak yang disebut Battledores dan Shuttlecocks sangat populer. Anak-anak pada waktu itu biasanya akan memakai dayung/tongkat (Battledores) dan bersiasat bersama untuk menjaga kok tetap di udara dan mencegahnya dari menyentuh tanah. Ini cukup populer untuk menjadi nuansa harian di jalan-jalan London pada tahun 1854 ketika majalah Punch mempublikasikan kartun untuk ini.
Penduduk Inggris membawa permainan ini ke JepangRepublik Rakyat Tiongkok, dan Siam (sekarang Thailand) selagi mereka mengolonisasi Asia. Ini kemudian dengan segera menjadi permainan anak-anak di wilayah setempat mereka.
Olah raga kompetitif bulu tangkis diciptakan oleh petugas Tentara Britania di PuneIndia pada abad ke-19 saat mereka menambahkan jaring dan memainkannya secara bersaingan. Oleh sebab kota Pune dikenal sebelumnya sebagai Poona, permainan tersebut juga dikenali sebagai Poona pada masa itu.
Para tentara membawa permainan itu kembali ke Inggris pada 1850-an. Olah raga ini mendapatkan namanya yang sekarang pada 1860 dalam sebuah pamflet oleh Isaac Spratt, seorang penyalur mainan Inggris, berjudul "Badminton Battledore - a new game" ("Battledore bulu tangkis - sebuah permainan baru"). Ini melukiskan permainan tersebut dimainkan di Gedung Badminton (Badminton House), estat Duke of Beaufort's di Gloucestershire, Inggris.
Rancangan peraturan yang pertama ditulis oleh Klub Badminton Bath pada 1877Asosiasi bulu tangkis Inggris dibentuk pada 1893 dan kejuaraan internasional pertamanya berunjuk-gigi pertama kali pada 1899 dengan Kejuaraan All England.
Bulu tangkis menjadi sebuah olah raga populer di dunia, terutama di wilayah Asia Timur dan Tenggara, yang saat ini mendominasi olah raga ini, dan di negara-negara Skandinavia